by

Pemprov Tutup Destinasi Wisata di Banten Hingga 30 Mei 2021

-Berita, Daerah-5,881 kali dibagikan

Geloratangsel.com, Banten – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) penutupan tempat wisata di Banten. Hal itu dilakukan lantaran, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tak ingin adanya klaster wisata pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Instruksi tersebut tertuang dalam SE Nomor: 556/901-Dispar/2021 tentang penutupan destinasi wisata dampak libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 di Provinsi Banten. Dalam SE tersebut keluar berdasarkan hasil pantauan perkembangan kunjungan destinasi wisata Provinsi Banten pada tanggal 14 dan 15 Mei 2021.

“Dapat disimpulkan bahwa antusias kunjungan wisata telah menimbulkan kerawanan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan. Hal ini dapat meningkatkan resiko penyebaran Covid-19,” jelas WH dalam SE tersebut, Sabtu (15/5/2021).

Lebih lanjut, WH menuturkan, sehubungan dengan alasan di atas, maka berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang penanggulangan Covid-19 dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 13 tahun 2021 tentang standar operasional prosedur penegakkan penanggulangam Covid-19.

“Kepada Bupati/Walikota se-Provinsi Banten diminta untuk menutup sementara destinasi wisata di wilayahnya mulai 16 hingga 30 Mei 2021,” tutur WH.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti.

Dikatakan Ati, penutupan sementara destinasi wisata dilakukan karena ke membludaknya kunjungan wisatawan di destinasi wisata di Banten.

“Wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata sangat padat dan ramai. Hal ini memicu timbulnya kerumunan yang akan berpotensi peningkatan kasus Covid-19 dari kluster wisata,” kata Ati.

Ati juga mengungkapkan, penutupan destinasi wisata di Provinsi Banten dimulai 15 Mei 2021 pukul 21.00 WIB hingga 31 Mei 2021.

Kategori Terkait